Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Penerapan B20 Dapat Menekan Defisit Perdagangan

Penerapan B20 Dapat Menekan Defisit Perdagangan Pemerintah mengeluarkan aturan mengenai pemberlakuan bahan bakar biodisel atau campuran minyak sawit pada BBM solar sebesar 20 persen (B20). Penerapan B20 diyakini dapat memberikan keuntungan negara terutaman menekan defisit neraca perdagangan akibat impor solar. Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono menyatakan, penggunaan minyak sawit dalam solar sebesar 20% atau B20 mulai berlaku 1 September seperti ditetapkan pemerintah. Hal ini akan berdampak pada menghematan devisa negara dalam impor solar.   “Bagi pemerintah mendapatkan keuntungan besar, yakni menghemat devisa. Semula harus impor   solar tapi sekarang menggunakan Crude Palm Oil (CPO) dalam negeri,” jelasnya di Jakarta, Jumat (31/08/2018). Menurutnya, pengurangan devisa dapat dihitung dengan harga biodisel sejak pemberlakukan B20 pada september sampai dengan akhir Desember 2018. Penyerapan biodisel dalam negeri pada p...