Langsung ke konten utama

Puluhan Tahun Tanpa Penerangan, Tarumajaya Rawan Kecelakaan

JALAN KH. Achmad Junaedi Taruma Jaya hingga Kampung Pemaan, Kabupaten Bekasi gelap gulita. Ini disebabkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam sejak puluhan tahun lalu, belum juga diperbaiki Dinas terkait.
Warga dan pengendara pun mengkhawatirkan kondisi tersebut. Menurut mereka, jalan yang gelap gulita rawan kecelakaan dan kriminalitas pembegalan motor.
“Saya sudah lama tinggal disini tidak ada penerangan sama sekali, kecuali penerangan dari rumah-rumah saja. Kita hanya rakyat kecil bisa apa, lapor juga tidak dilayani, Cuma bisa diam saja,” ujar Jukri (85) saat berbincang dengan Gobekasi, Jumat (21/11).
Lanjut Juki, Tikungan tajam yang berada di sepanjang jalan gelap acap kali membuat celaka pengendara motor.
“Baru-baru ini ada tambarakan motor, ada juga yang pernah masuk got, aksi kriminalitas pencurian motor sering terjadi,” bebernya.
Warga Taruma Jaya RT 03/26 ini berharap, pihak kepolisian setempat segera mengamankan lokasi tersebut. (mg7)

photo : Tarumajaya Tanpa Penerangan. Sabrina/GoBekasi(21/11)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS INVESTIGASI (PENINGGALAN SEJARAH)

Pemkab Bekasi Nomor Duakan Peninggalan Sejarah Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai sejarah . Itulah kata-kata yang sering kali kita dengar, namun juga sering dilupakan. Mengapa demikian?? Seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan. Mulai dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda selama 350 tahun lamanya. Kemudian datanglah bangsa Jepang yang ingin merebut Indonesia dari tangan Belanda. Indonesia merupakan Negara yang subur dan kaya akan rempah-rempah. Itu lah sebabnya banyak Negara asing yang ingin menguasai Indonesia. Namun berkat perjuangan para pahlawan terdahulu, maka Indonesia dapat melepaskan diri dari penjajahan. Banyak pengobanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan demi merubut kembali bumi pertiwi dari tangan musuh. Perang di mana-mana. Tak sedikit pula pejuang yang harus mati di medan perang. Gedung-gedung, jalan-jalan, dan langit pun menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Kini setelah 69 merdeka, b...

Perbedaan Konten Media Cetak

 Media Cetak Media Harian Nasional Kompas (Pita) Media Harian Kota Besar Warta Kota (Eva) Media Harian Pinggiran Reaksi Bekasi (Sabrina) 1.        Slogan “Amanat Hati Nurani Rakyat” “Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran” 2.        Terdiri 40 halaman 18 halaman 11 halaman 3.        Dengan harga Rp. 4.500 seluruh Indonesia 3.000 se-Jabodetabek 2.000 se-Bekasi 4.        Rublik -   utama (Headline)  -  Politik dan Hukum  -  Opini -   Internasional  -  Pendidikan dan   Kebudayaan, Lingkungan dan Kesehatan -   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi -   Umum -   Sosok -   Ekonomi  -  Nusantara -  Metropolitan -  Olahra...

Contoh Berita Radio

Silat Bekasi Mulai Terkikis BLOK 1                                         Suasana pertunjukkan 150714 Pencak silat memang sudah tidak menjadi sorotan dikalangan remaja Bekasi sekarang ini. Namun, dengan adanya sanggar di berbagai daerah Bekasi menjadikan silat menunjukkan keberadaannya. 150714 Edy, sang pelatih silat gado-gado betawi menjelaskan, keberadaan silat sekarang ini semakin kurang diminati dikalangan remaja. Padalah sebagai anak bangsa harus dapat melestarikan kebudayaan yang kita miliki. 150714 Edy, sebagai pelatiha n ha rus dapat menjaga kebudayaansilatdenganmengadakan event   agar dapatmengajaksemua orang darikalanganremajahingga orang dewasa ikut melestarikan silat yang ada di Bekasi. 150714 (EDY – soal melestarikan keb...