Langsung ke konten utama

Pasca Kenaikan BBM, SPBU Bekasi Kehabisan Stok

PASCA antrean panjang pada Senin (17/11) malam. Membuat sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bekasi kehabisan stok, sehingga tidak dapat melayani pembelian.
Seperti yang terjadi di SPBU 34.171.29 jalan Underpass Baru Bekasi Timur, akibatnya pengelola memasang Papan pengumuman Premium habis.
“Sudah habis dari tadi malam pas ada antrean panjang mas, belum dikirim lagi, paling nanti sore baru datang,” ujar salah seorang petugas, Anto (34) di Selasa (18/11).
Mau tak mau warga yang biasa menggunakan bahan bakar Premium terpaksa beralih ke Pertamax.
Salah satu Pembeli, Ujang (42) mengaku sudah 2 SPBU yang disambanginya namun tidak tersedia BBM jenis Premium.
“Tadi SPBU cut Meuita juga gak ada, mau gak mau saya ngisi pertamax, karena bensin sudah mau habis ini,” kata Ujang yang juga warga Cikarang Kab. Bekasi ini.
Hal serupa terjadi di SPBU 34-17123 Bulevar Hijau, Harapan Indah, Medan Satria, bahkan bukan hanya BBM bersubsidi, BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex juga kosong.
“Habis semua, antrean tadi malam sampe jam 12 malam, makanya sekarang tangki kosong, nanti sore baru datang BBM-nya,” ujar petugas SPBU, Sardi
Sardi mengatakan, Setiap hari, SPBU memesan 32 kilo liter dengan kebutuhan per hari setengah dari pemesanan.
Pantauan Gobekasi, Pengelola SPBU juga memasang papan informasi bahwa premium, pertamax, dan solar telah habis. Habisnya BBM di SPBU tersebut membuat sejumlah pembeli berbalik arah. (van/mg7).


Pengelola SPBU SPBU 34-17123 Bulevar Hijau, Harapan Indah, Medan Satria, memasang papan informasi bahwa premium, pertamax, dan solar telah habis. Habisnya BBM di SPBU tersebut membuat sejumlah pembeli berbalik arah. FOTO : Sabrina/Gobekasi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS INVESTIGASI (PENINGGALAN SEJARAH)

Pemkab Bekasi Nomor Duakan Peninggalan Sejarah Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai sejarah . Itulah kata-kata yang sering kali kita dengar, namun juga sering dilupakan. Mengapa demikian?? Seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan. Mulai dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda selama 350 tahun lamanya. Kemudian datanglah bangsa Jepang yang ingin merebut Indonesia dari tangan Belanda. Indonesia merupakan Negara yang subur dan kaya akan rempah-rempah. Itu lah sebabnya banyak Negara asing yang ingin menguasai Indonesia. Namun berkat perjuangan para pahlawan terdahulu, maka Indonesia dapat melepaskan diri dari penjajahan. Banyak pengobanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan demi merubut kembali bumi pertiwi dari tangan musuh. Perang di mana-mana. Tak sedikit pula pejuang yang harus mati di medan perang. Gedung-gedung, jalan-jalan, dan langit pun menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Kini setelah 69 merdeka, b...

Perbedaan Konten Media Cetak

 Media Cetak Media Harian Nasional Kompas (Pita) Media Harian Kota Besar Warta Kota (Eva) Media Harian Pinggiran Reaksi Bekasi (Sabrina) 1.        Slogan “Amanat Hati Nurani Rakyat” “Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran” 2.        Terdiri 40 halaman 18 halaman 11 halaman 3.        Dengan harga Rp. 4.500 seluruh Indonesia 3.000 se-Jabodetabek 2.000 se-Bekasi 4.        Rublik -   utama (Headline)  -  Politik dan Hukum  -  Opini -   Internasional  -  Pendidikan dan   Kebudayaan, Lingkungan dan Kesehatan -   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi -   Umum -   Sosok -   Ekonomi  -  Nusantara -  Metropolitan -  Olahra...

Kelurahan Kaliabang Tengah Galakan Kerja Bakti Sebelum Apel

Lurah Kaliabang Tengah, Ariabudi membiasakan para pegawai untuk melakukan aksi kebersihan di lingkungan Kelurahan sebelum dilaksanakannya apel pagi. Katanya, aksi ini selain dapat meningkatkan kebersihan sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap tempat kerja. “Sudah kewajiban setiap sebelum apel melakukan kebersihan, bila lingkungan bersih maka suasana kerja juga akan semakin baik dan kondusif. Ini yang mau saya tanamkan dari aksi ini,” ujarnya saat berbincang dengan Gobekasi, Kamis (6/11). Ariabudi menegaskan, pihaknya tak segan-segan memberi sanksi keras kepada pegawai yang malas bersih-bersih dan terlambat apel pagi. “Jumlah staff PNS kelurahan terdiri dari 12 orang selebihnya anak-anak magang, biasanya yang sering terlambat dari anak magang,” katanya. “Setiap kegiatan apel jika ada staff yang terlambat maka pihak Lurah melakukan teguran yang sudah ditentukan sebagai peraturan kelurahan.” tandasnya (mg7) Lurah Kaliabang Tengah, Ariabudi saat memimpin apel pagi ...