Langsung ke konten utama

Sabun Muka Penting Bagi Kulit Wajah

MEMILIKI kulit wajah yang sehat dan cantik merupakan dambaan setiap wanita. Kulit yang terjaga dengan baik akan mendapatkan hasil yang sempurna. Kita harus mengenali kulit yang ada dalam diri, apakah berminyak atau kering. Salah produk yang dipakai maka akan membuat kulit rusak.
Menurut Dokter Kecantikan, Dr. Johan Fitriani, Akp menjelaskan bahwa kacantikan itu harus terlihat dari dalam dan dari luar diri kita. Mengkonsumsi asupan gizi yang baik itu yang dari dalam, dari luar kita dengan mengunakan serum atau cream yang sesuai dengan kulit wajah.
Dokter Jo, Dokter yang memiliki Klinik Kecantikan di Duta Bumi 2 blok D no.25, Harapan Indah, Bekasi Barat menambahkan, kulit wajah ibarat bunga yang selalu dijaga dan disiram setiap hari karena kalau kita siram setiap hari bunga akan selalu segar, beda jika tidak disiram akan layu,” jelasnya.(mg7)
Berikut tips yang diberikan Dokter yang biasa dipanggil Dokter Jo sebagai berikut :
1.    Sabun muka
– Sabun muka sangat penting bagi kulit wajah, karena setelah menggunakan make-Up, terkena debu, dan sebagainya. Harus  mengunakan sabun muka yang sesuai dengan kulit wajah.
2.    Nutrisi dari dalam dan dari luar
– Nutrisi dari dalam seperti minum obat khusus kecantikan kulit wajahdan dari luar menggunakan serum atau cream wajah.
3.    Menjaga pola hidup sehat
– Menjaga pola hidup sehat, seperti olah raga, tidak merokok.
4.   Minum air putih
– Minum air putih yang banyak agar kulit tetap sehat dan bagus.
5.    Sayur dan buah
– Sayur dan buah sangat penting bagi tubuh agar fit dan sehat.
6.   Tidur yang cukup
– Tidur yang cukup agar wajah tetap lebih segar.
7.    Tidak makan yang berprotein tinggi
– Tidak makan yang berpotein tinggi, akan membuat kita mudah berjerawat.



Klinik dr. Jo, Medansatria Bekasi. 
FOTO: Sabrina Chaniago/GoBekasi (25/11)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS INVESTIGASI (PENINGGALAN SEJARAH)

Pemkab Bekasi Nomor Duakan Peninggalan Sejarah Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai sejarah . Itulah kata-kata yang sering kali kita dengar, namun juga sering dilupakan. Mengapa demikian?? Seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan. Mulai dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda selama 350 tahun lamanya. Kemudian datanglah bangsa Jepang yang ingin merebut Indonesia dari tangan Belanda. Indonesia merupakan Negara yang subur dan kaya akan rempah-rempah. Itu lah sebabnya banyak Negara asing yang ingin menguasai Indonesia. Namun berkat perjuangan para pahlawan terdahulu, maka Indonesia dapat melepaskan diri dari penjajahan. Banyak pengobanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan demi merubut kembali bumi pertiwi dari tangan musuh. Perang di mana-mana. Tak sedikit pula pejuang yang harus mati di medan perang. Gedung-gedung, jalan-jalan, dan langit pun menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Kini setelah 69 merdeka, b...

Perbedaan Konten Media Cetak

 Media Cetak Media Harian Nasional Kompas (Pita) Media Harian Kota Besar Warta Kota (Eva) Media Harian Pinggiran Reaksi Bekasi (Sabrina) 1.        Slogan “Amanat Hati Nurani Rakyat” “Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran” 2.        Terdiri 40 halaman 18 halaman 11 halaman 3.        Dengan harga Rp. 4.500 seluruh Indonesia 3.000 se-Jabodetabek 2.000 se-Bekasi 4.        Rublik -   utama (Headline)  -  Politik dan Hukum  -  Opini -   Internasional  -  Pendidikan dan   Kebudayaan, Lingkungan dan Kesehatan -   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi -   Umum -   Sosok -   Ekonomi  -  Nusantara -  Metropolitan -  Olahra...

Sang Juara yang Terlupakan (Tati Sumirah)

Suasana pagi sungguh sangat cerah,  pada saat itu daerah kranji seperti biasa padat merayap karena ada perbaikkan jalan. Tujuan saya hari ini adalah bertemu Tati Sumirah di daerah Tebet, saya menggunakan kereta api atau yang lebih dikenal sekarang commuterline .  Seletah sampai ditempat tujuan, yaitu Apotek Ratu yang tidak jauh dari St. Tebet dimana apotek tersebut adalah tempat dahulu Tati Sumirah bekerja. Info tersebut saya dapatkan dari situs blog dimana orang tersebut pernah mewawancarai beliau pada saat Tati Sumirah masih bekerja di apotek. Saya bertanya kepada salah seorang kasir apotek Ratu, menjelaskan kedatangan saya untuk bertemu dengan Tati Sumirah, tapi sayang ia sudah tidak lagi bekerja, dari 10 tahun yang lalu. Saya mencoba meminta alamatnya, dan saya pun mengatakan kalau saya adalah saudaranya yang hendak sekali bertemu dengan Tati Sumirah, agar meyakinkan mereka untuk dapat memberikan informasi yang tepat. Alhasil karyawan tersebut hanya menjelaska...