Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Kementan Dongkrak Kualitas SDM Pertanian

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendongkrak kapasitas sumber daya manusia pertanian. Kepala BPPSDMP Momon Rusmono menyatakan ada tiga pilar yang menjadi fokus utama untuk mendongkrak kualitas SDM pertanian yaitu pendidikan, pelatihan, penyuluhan. Program utama pada aspek pendidikan adalah transformasi pendidikan tinggi pertanian. “Dampak dari transformasi pendidikan adalah untuk meningkatkan kompetensi dengan menciptakan wirausaha muda dan tenaga ahli,” kata Momon kepada pers di Jakarta, Senin (14/08/2017). Momon menyatakan orientasi pendidikan tinggi pertanian ada dua yaitu wirausaha muda atau menciptakan lapangan kerja dan menciptakan tenaga ahli untuk memenuhi kebutuhan pertanian. Dia melanjutkan, terbentuknya SDM pertanian secara profesional mandiri dan berdaya saing bisa mendukung upaya mewujudkan kedaulatan pangan.  Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani hingga me...

Mentan Ajak Masyarakat Cintai Pangan Lokal

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak masyarakat untuk lebih mencintai pangan lokal. Selain sehat dan memiliki gizi seimbang, peningkatan konsumsi pangan lokal juga akan mengurangi impor. “Bagus pangan lokal ini harusnya didorong dan kita harus promosikan produk dalam negeri. Kita harus dorong dari sekarang mencintai produk dalam negeri,” kata Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (10/8/2018) Amran menambahkan, bahan kreatif tumpeng dari bahan singkong hingga nasi tiwul merupakan makanan sehat dan berimbang. Dia mengajak masyarakat untuk bangga dengan produk tanah air. “Kita harus kampanyekan produksi kita sendiri karena itu lebih sehat, kalau perlu kita munculkan di televisi, radio, cetak atau online. Produk kita tidak kalah dengan produk impor,” jelasnya. Kementerian Pertanian menggelar Festival Pangan Lokal dengan mengusung tema “Tingkatkan Konsumsi Ragam Pangan Lokal Dukung Kemandirian Pangan” sebagai bagian dari peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-72...

Indonesia Siap Ekspor Beras Ke Fiji, Samoa dan Vanuatu

Indonesia berencana untuk mengekspor beras ke tiga negara di Samudera Pasifik yaitu Republik Vanuatu, Fiji, dan Samoa. “Mereka semua bersedia impor beras dari Indonesia khususnya dari perbatasan yaitu dari Merauke,” kata Mentan Amran Sulaiman kepada pers di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Rabu (9/8/2017). Amran menuturkan, saat ini harga beras di ketiga negara tersebut mencapai Rp23.000 atau sekitar 2 dolar AS per kilogram. Indonesia menawarkan beras seharga sekitar Rp1 dolar AS per kilogram. “Kami tawarkan 1 dolar mereka bersedia ini poin penting untuk Indonesia,” jelas Mentan. Mentan menjelaskan, bandrol beras ekspor memang sengaja tidak dibuat mahal. Tujuannya agar tiga negara tersebut mengenal baik beras yang dihasilkan Indonesia. Nantinya, harga jual beras ekspor bisa dinaikkan seiring perjalanan waktu. “Dulu kita masih ingat harga beras Rp40.000-Rp50.000. Sekarang ini Rp8.000-Rp10.000 per kilo, nah kalau kita berikan harga Rp13.000 per kilo, masih untung. Jangan ju...

Petani Indonesia Sudah Sepuh, Menteri Amran Gelorakan ‘Gempita

Rata-rata petani di Indonesia saat ini mulai sepuh. Usianya berkisar 40-50 tahun. Oleh sebab itu, regenerasi petani sangat penting untuk dilakukan. Kementerian Pertanian (Kementan) pun terus mendorong generasi muda untuk bertani lewat Gerakan Pemuda Tani (Gempita). “Tolong pak Kadis (Kepala Dinas), Pemerintah Daerah, Pemerintah Propinsi anak muda ini kita rangkul, negara ini lahir karena pemuda Indonesia. Mereka diajak kita bantu fasilitas alat mesin pertanian, jangan dipersulit,”kata Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat acara Gempita, di Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/8/2017). Amran menambahkan, dari data yang diterima ada sekitar 400.000 pemuda yang mendaftar menjadi pemuda tani. Dia yakin, mereka yang mendaftar akan bertahan mengingat bertani adalah kegiatan yang menguntungkan. Dia juga menyatakan, bertani adalah salah satu cara menekan pengangguran. “Mereka adalah anak-anak kita, adik-adik kita, saudara kita siapapun mereka dan dari berbag...

Produktivitas Padi Jabar Meningkat Berkat Upsus

Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Banun Harpini menyatakan  produksi padi di Jawa Barat meningkat dari  1,8 juta ton/tahun menjadi 2,3 juta ton/tahun setelah ada (upaya khusus) sejak tahun 2016. “Ada margin yang dihasilkan Upsus pada tahun 2017, Jawa Barat produksinya sangat tinggi jadi sangat baik dan signifikan,” kata Banun saat panen raya di Kampung Sutam, Sumbersari Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/8/2017) Banun menambahkan dalam sejarah, produksi beras Jawa Barat selalu dikonsumsi di dalam daerahnya sendiri dan tidak pernah dikirimkan ke daerah lain. Sejak ada Upsus tahun 2016 hingga 2017 Jawa Barat sudah mengirim ke berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Bengkulu, Kalimantan. “Kemarin saat lebaran sudah diapresiasi masyarakat bahwa tahun pertama pengendalian pangan sangat baik harga-harga stabil tidak lepas dari kontribusi produksi masing-masing wilayah termasuk Jawa Barat,” jelasnya. Melonjaknya produksi beras di Jabar tidak lepas dari target y...

Cabut Subsidi Benih Rp1 Triliun, Ini Penjelasan Menteri Amran

Pemerintah memutuskan untuk mencabut subsidi benih senilai Rp1 Triliun. Pasalnya, serapan subsidi sangat rendah, hanya 2%-3% saja yang berarti petani yang menikmati sangat minim. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberikan benih unggul secara cuma-cuma. “Subsidi benih ini hanya dinikmati 2%-3%.  Artinya apa? Subsidi itu tertinggal jadi kita cabut Rp1 triliun. Bukan subsidi tapi diserahkan cuma-cuma ke petani berupa benih padi atau jagung,” kata Meneri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat acara Panen Raya di Kampung Sutam, Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu  (5/8/2017). Amran menambahkan, pengalihan subsidi benih menjadi pembagian benih gratis tersebut cukup berhasil. Buktinya, tak ada lagi impor jagung terhitung Agustus ini. Dalam kesempatan tersebut, Mentan memberikan bantuan secara langsung berupa alat Traktor Roda 4  sebanyak 10 unit, Traktor Roda 2 (52 unit), Pompa (18 unit), Perontok padi Power Treser (6 unit), Cultvator (9 unit), dan Combine Harvester (1 unit)....

Lahan Kosong Dimanfaatkan Warga Kohod Untuk Bercocok Tanam

Demi membangun desa yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga, program yang diinisiasi Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja),di desa Kohod, Pakuhaji, Tanggerang, Banten, ditetapkan sebagai proyek percontohan kampung sejahtera, (02/08). Mewujudkan Desa Kohod sejahtera, Kementerian Pertanian melakukan kegiatan program Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan/Pembangunan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten, Muhammad Yusron mengatakan program tersebut sudah berjalan sejak 2012. “Program KRPL sudah berjalan sejak 2012, tapi di Desa Kohod baru berjalan 2016 lalu dan membuahkan hasil yang luar biasa,” kata Muhammad Yusron. Pekarangan yang dimiliki warga setempat dapat dimanfaatkan dengan baik, seperti bercocok tanam dan dapat membuahkan hasil untuk kebutuhan mereka. Program KRPL memberikan bantuan bahan tanaman sayuran, buah-buahan, tanaman perkebunan, serta bantuan ayam kampung unggul. ...

HET DISESUAIKAN KONDISI PASAR

Jakarta – P engamat ekonomi INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Ahmad Heri Firdaus menyatakan kondisi pasar beras, tidak dapat memukul rata seluruh jenis beras yang dijual. Pasalnya variasi beras berbagai macam dipasaran tentu ada spesifikasi. Menurut Ahmad, Penentuan HET(Harga Eceran Tertinggi) harus disesuaikan kondisi pasar beras, tidak dapat memukul rata seluruh jenis beras yang dijual. Pasalnya variasi beras berbagai macam dipasaran tentu ada spesifikasi perbedaan harga baik kualitas bawah maupun atas. “HET yang dikeluarkan pemerintah untuk varian yang mana. Kalau kita lihat data lembaga keuangan dunia ada spesifikasi komoditas misalnya prod u k A dengan kadar ini harga sekian prod u k B kadar ini harga sekian dan lain sebagainya,” kata Ahmad saat di kantor INDEF, Kamis (27/07) . Ahmad menambahkan, HET yang diterapkan pemerintah sangat sulit dilapangan dikarenakan berbagai macam varian beras. Jika HET untuk medium, beras dengan kualitas sepe...

Narkoba Musuh Kita Semua

Mengetahui bahaya narkoba sejak diri merupakan hal yang terpenting untuk lebih memahami bahaya yang terjadi. Informasi yang sudah digalakan sudah hampir setiap harinya tentang bahaya narkoba hingga resiko yang terbesar yaitu kematian dan yang menjadi korban adalah generasi muda yang mencoba-coba barang haram tersebut yang telah menjadi primadona di negara ini.  Di zaman yang modern ini sudah sangat mudah sekali memperoleh barang haram seperti narkoba,ekstasi, shabu,ganja da sebagainya yang akan merusak generasi bangsa Indonesia. Akibat dari mengonsumsi obat terlarang tersebut dapat merusak fisik sosial,  psikologis, spiritual, dan biologis  generasi muda. Indonesia di dunia internasional juga dijuluki sebagai produsen shabu terbesar di Asia Selatan dikarenakan banyak pabrik narkoba di Indonesia. Sebagai fakta bangsa terus menerus dirusak barang haram tersebut yaitu pada Agustus lalu ditemukan produsen shabu terbesar di Surabaya, ini membuktikan ancaman narkoba ba...

KEBUDAYAAN NASIONAL KIAN TERKIKIS

Indonesia memang tidak dipungkiri memiliki berbagai macam budaya, bahasa yang kurang lebih 656 bahasa, 33 pakaian adat dan ratusan tarian, dan berbagai macam makanan yang menjadi ciri khas di berbagai daerah. Beberapa keunikan budaya yang menjadi ciri khas satu daerah bahkan dicatatakan di organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).  (United Nations Educational, Scientitic and Cultural Organisasi / UNESCO) mengakui bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang banyak dan kekayaan yang berumpah ruah. Kebudayaan yang dimiliki Indonesia merupakan  keseluruhan dari pengetahuan, kesenian, keyakinan, moral, hukum, adat istiadat. Kebudayaan kita bersama yakni mempunyai makna bagi bangsa kita. Hal ini sebenarnya akan menimbulkan rasa tanggung jawab untuk melestarikan dan menjaga  kebudayaan tersebut. Bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai kebudayaannya. Namun seiring berjalannya waktu dan teknologi semakin canggih, rasa ...

Berita Veteran

GELAR VETERAN HARUS MEMENUHI SYARAT Pahlawan, siapa yang tak kenal dengan gelar tersebut. Dari kecil sudah dikenalkan tentang pahlawan baik pengorbanannya, jasanya, perjuangannya. Hari pahlawan yang jatuh pada 10 november mengingatkan kita kepada sosok Edi B seorang Veteran yang ada di Tambun. Arti Veteran dalam bahasa prancis adalah Pahlawan,  Veteran merupakan gelar tertinggi. Seseorang yang berperang melawan sekutu atau disebut Pejuang ‘45 . Sangat berbeda dengan gelar sebagai Jendral tapi tidak pernah angkat sentaja melawan Belanda tidak dapat anugrah gelar pahlawan. Edi yang sudah berusia 86 tahun, masih semangat menjelaskan perjuangannya melawan sekutu. Bahasa Belanda yang ia sampaiakan membuat tercengang, memang tidak dipungkiri seorang yang masuk dalam PKRI pasti bisa berbahasa Belanda. Sosok tua dan semangat yang terlihat dalam ucapannya membuat kita berpikir bahwa perjuangannya melawan sekutu tidak pernah redup. Dan setiap jam, hari, tanggal, bulan maupun...

Manajemen Media

2.        SEJARAH RADIO ELGANGGA Elgangga secara resmi diperkenalkan kepada publik sejak 19 januari 1986 dijadikan sebagai tanggal lahir Elgangga Bekasi. Elgangga hadir dengan gendre musik Dangdut yang berkualitas dari 24 jam siaran. Elgangga dibangun oleh tiga praktisi media yang sudah teruji puluhantahun. Disamping 3 direksi yang sudah sejak lama memimpin Elgangga kini pengelola Elgangga sudah berkembang menjadi 5 orang. Adanya saling pengertian dan saling menghormati antara sesama pendiri dan pengelola dalam menata perusahaan maka jadilah elgangga seperti saat ini. Sebuah pemancar radio bergengsi, dengan antena tower setinggi 114 m, gedung berlantai dua menempati halaman yang luas, pemancar dengan kemampuan lebih dari 5 kw dan didukung 50 lebih karyawan serta sebuah mobil, membuat elgangga senantiasa berada pada posisi tertinggi dibandingkan pesaing radio lainnya di Bekasi. Itu semua diperoleh elgangga melalui kegiatan yang tak kenal lelah da...