Indonesia memang tidak dipungkiri memiliki berbagai macam
budaya, bahasa yang kurang lebih 656 bahasa, 33 pakaian adat dan ratusan
tarian, dan berbagai macam makanan yang menjadi ciri khas di berbagai daerah.
Beberapa keunikan budaya yang menjadi ciri khas satu daerah
bahkan dicatatakan di organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
(United Nations Educational, Scientitic and Cultural Organisasi /
UNESCO) mengakui bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang banyak dan kekayaan
yang berumpah ruah.
Kebudayaan yang dimiliki Indonesia merupakan keseluruhan dari pengetahuan, kesenian, keyakinan,
moral, hukum, adat istiadat. Kebudayaan kita bersama yakni mempunyai makna bagi
bangsa kita.
Hal ini sebenarnya akan menimbulkan rasa tanggung jawab
untuk melestarikan dan menjaga
kebudayaan tersebut. Bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai
kebudayaannya. Namun seiring berjalannya waktu dan teknologi semakin canggih,
rasa tanggung jawab pudar terhadap budaya nasional.
Masuknya budaya populer ke Indonesia menjadikan budaya
nasional semakin terkikis. Budaya populer yang lebih melekat dikalangan remaja
dengan budaya yang ringan, menyenangkan, trendi, dan banyak disukai.
Jika remaja sekarang sudah tidak mengenal kebudayaannya
sendiri, maka kebudayaan nasional dapat mengalami kepunahan dan berganti dengan
kebudayaan baru yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kepribadian nenek moyang
negara kita.
Budaya populer yang ditentukan melalui interaksi antara
orang-orang dalam kegiatan sehari-hari mereka, seperti gaya berpakaian,
penggunaan bahasa gaul, makanan elit, dan budaya populer juga diinformasikan melalui
media massa.
Budaya Nasional dibandingkan dengan budaya populer lebih
memiliki makna tersendiri, seperti permainan Galaksi dari Bekasi ini
menceritakan bahwa permainan tersebut membuat kita terlatih secara fisik dan
berpikir bagaimana cara untuk bisa menyelesaikan permainan tersebut.
Sedangkan budaya populer yang hanya dibatasi ruang terfokus dengan
apa yang dilihat dan hanya mengerakkan tangannya saja. Remaja sekarang jauh
lebih banyak memakai kacamata, itu menjadikan bahwa remaja sekarang tidak
mengerti mana yang baik dan tidak.
Untuk bisa merubah budaya populer yang sudah melekat di
Indonesia kita bisa mengikuti kegiatan-
kegiatan yang ada di sekitar lingkungan kita. Ikut dalam kegiatan dari sebuah
organisasi yang diadakan di daerah setempat
atau dari pemerintah setempat.
Kegiatan yang diadakan Pemerintah Kota Bekasi tahun lalu
dengan acara, Sarasehan Seni Budaya Kabupaten Bekasi yang diadakan selama tiga
hari berturut-turut di Hotel Grand Zuri dan berakhir di Saung Ranggon. Tahun
ini Pemerintahan Bekasi mengadakan Keriaan Bekasi selama dua hari di jalan
mayor hasibuan Bekasi Timur.
Pemerintah di setiap daerah harus lebih ditingkatkan lagi
untuk mengenal kebudayaan yang ada di Indonesia. Walau pun bukan menjadi orang asli
tinggal di suatu daerah kita juga harus bisa ikut serta dalam kegiatan
setempat.
Kegiatan tersebut membuat kita lebih kreatif untuk
mengembangkan dan berperan aktif dalam pembuatan karya-karya khas Indonesia.
Menjadikan Indonesia sebagai negara yang mencintai produk lokal.
Karya - karya yang
dibuat dari tangan orang-orang Indonesia bisa dipasarkan ke dunia internasional.
Akan membawa nama baik Indonesia sekaligus mempromosikan kerajinan tangan di
luar negeri dan membantu perekonomian negara sendiri.
Perbandingan dengan negara yang masih menghargai budayanya
sendiri dan menjaga nama baik leluhurnya. Salah satunya
adalah India walaupun masuknya budaya – budaya lain atau modernisasi budaya, ia
tetap memegang teguh kebudayaan leluhurnya.
Ritual – ritual kebudayaan dalam setiap perayaan masih melekat dari generasi ke generasi, Menjadikan India
memiliki kebudayaan yang menarik untuk diangkat. Tidak hanya itu dalam hal
perfilman india lebih unggul, setiap harinya dapat memproduksi ribuan film.
Dalam setiap pembuatan film diluar negeri, ia tetap tidak
lupa untuk selalu memakai pakaian khas India yaitu, wanita mengenakan pakaian sarri
dan pria dhoti atau lungi. Pakaian yang lainya shawal karmeez
pakaian wanita untuk pria mengenakan kurta berikut piyama. Dengan
tarian-tarian yang khas merupakan kebudayaan
pemberian nenek moyang.
Makanan-makanan khas yang selalu ditunjukan atau dipromosikan
dapat membuat negaranya makin bangga. Kita bisa belajar banyak dari negara yang
satu ini untuk bisa menghargai kebudayaan dan nenek moyang kita.
Komentar
Posting Komentar