Langsung ke konten utama

Narkoba Musuh Kita Semua

Mengetahui bahaya narkoba sejak diri merupakan hal yang terpenting untuk lebih memahami bahaya yang terjadi. Informasi yang sudah digalakan sudah hampir setiap harinya tentang bahaya narkoba hingga resiko yang terbesar yaitu kematian dan yang menjadi korban adalah generasi muda yang mencoba-coba barang haram tersebut yang telah menjadi primadona di negara ini. 

Di zaman yang modern ini sudah sangat mudah sekali memperoleh barang haram seperti narkoba,ekstasi, shabu,ganja da sebagainya yang akan merusak generasi bangsa Indonesia. Akibat dari mengonsumsi obat terlarang tersebut dapat merusak fisik sosial,  psikologis, spiritual, dan biologis  generasi muda.

Indonesia di dunia internasional juga dijuluki sebagai produsen shabu terbesar di Asia Selatan dikarenakan banyak pabrik narkoba di Indonesia. Sebagai fakta bangsa terus menerus dirusak barang haram tersebut yaitu pada Agustus lalu ditemukan produsen shabu terbesar di Surabaya, ini membuktikan ancaman narkoba bagi anak muda sangat banyak dan cukup serius. 

Pengguna narkotika akan terus meningkat dan sangat meresahkan karena merusak mental dan spiritual anak bangsa, maka bangsa kita akan terus tertinggal dari bangsa lain. Generasi zaman dahulu yang selalu bekerja keras untuk mencapai kesuksesan sedangkan generasi  modern sekarang ini memiliki sifat yang malas terhadap masa depannya sendiri.

Awal mengonsumsi narkoba itu sendiri adalah pengaruh teman dari pergaulan sehari-hari, Life Style, mencoba-coba sesuatu yang baru dan menarik padahal dari hasil mencoba seseorang  akan kecanduan dan terus menerus hingga over dosis dan menyebabkan kematian.

Kondisi lain yang dapat mencoba barang tersebut adalah frustasi terhapat masalah yang tidak bisa ia selesaikan atau masalah kehidupan yang terlalu berat dijalani. Kurangnya kasih sayang dari keluarga juga berpengaruh seseorang mencoba barang haram tersebut.Padalah itu bukan solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah yang menimpanya.

Peran keluarga, masyarakat, pemerintah, maupun aparat penegak hukum sangat penting agar dapat meminimalisir narkoba yang masuk ke Indonesia. Sedangkan, seseorang yang sudah teserang narkoba dapat direhabilitasi dan diberikan motivasi hidup yang lebih baik.    

Menanggulangi  bahaya narkoba kepada anak – anak bangsa, perdalam pendidikan agama agar memahami mana yang baik dan tidak, pembinaan kehidupan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang, menjalani komunikasi baik orang tua dan anak, memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan sejenisnya.

Sedangkan, yang telah menderita ketergantungan pemerintah mendirikan pusat rehabilitasi seperti ruang rumah sakit khusus pecandu narkoba, melakukan pembinaan dan perawatan kepada pecandu narkoba bukan dikucilkan tetapi di bantu untuk tidak lagi menggunakan barang haram tersebut.

Pemerintah harus lebih digalakan lagi untuk memberantas narkoba di Indonesia, karena narkoba adalah musuh kita semua. Pemerintan juga  tidak pandang bulu dalam memberantas dan menegakan hukum, agar dapat diminimalisir produsen maupun penggunanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS INVESTIGASI (PENINGGALAN SEJARAH)

Pemkab Bekasi Nomor Duakan Peninggalan Sejarah Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai sejarah . Itulah kata-kata yang sering kali kita dengar, namun juga sering dilupakan. Mengapa demikian?? Seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan. Mulai dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda selama 350 tahun lamanya. Kemudian datanglah bangsa Jepang yang ingin merebut Indonesia dari tangan Belanda. Indonesia merupakan Negara yang subur dan kaya akan rempah-rempah. Itu lah sebabnya banyak Negara asing yang ingin menguasai Indonesia. Namun berkat perjuangan para pahlawan terdahulu, maka Indonesia dapat melepaskan diri dari penjajahan. Banyak pengobanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan demi merubut kembali bumi pertiwi dari tangan musuh. Perang di mana-mana. Tak sedikit pula pejuang yang harus mati di medan perang. Gedung-gedung, jalan-jalan, dan langit pun menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Kini setelah 69 merdeka, b...

Perbedaan Konten Media Cetak

 Media Cetak Media Harian Nasional Kompas (Pita) Media Harian Kota Besar Warta Kota (Eva) Media Harian Pinggiran Reaksi Bekasi (Sabrina) 1.        Slogan “Amanat Hati Nurani Rakyat” “Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran” 2.        Terdiri 40 halaman 18 halaman 11 halaman 3.        Dengan harga Rp. 4.500 seluruh Indonesia 3.000 se-Jabodetabek 2.000 se-Bekasi 4.        Rublik -   utama (Headline)  -  Politik dan Hukum  -  Opini -   Internasional  -  Pendidikan dan   Kebudayaan, Lingkungan dan Kesehatan -   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi -   Umum -   Sosok -   Ekonomi  -  Nusantara -  Metropolitan -  Olahra...

Kelurahan Kaliabang Tengah Galakan Kerja Bakti Sebelum Apel

Lurah Kaliabang Tengah, Ariabudi membiasakan para pegawai untuk melakukan aksi kebersihan di lingkungan Kelurahan sebelum dilaksanakannya apel pagi. Katanya, aksi ini selain dapat meningkatkan kebersihan sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap tempat kerja. “Sudah kewajiban setiap sebelum apel melakukan kebersihan, bila lingkungan bersih maka suasana kerja juga akan semakin baik dan kondusif. Ini yang mau saya tanamkan dari aksi ini,” ujarnya saat berbincang dengan Gobekasi, Kamis (6/11). Ariabudi menegaskan, pihaknya tak segan-segan memberi sanksi keras kepada pegawai yang malas bersih-bersih dan terlambat apel pagi. “Jumlah staff PNS kelurahan terdiri dari 12 orang selebihnya anak-anak magang, biasanya yang sering terlambat dari anak magang,” katanya. “Setiap kegiatan apel jika ada staff yang terlambat maka pihak Lurah melakukan teguran yang sudah ditentukan sebagai peraturan kelurahan.” tandasnya (mg7) Lurah Kaliabang Tengah, Ariabudi saat memimpin apel pagi ...